Cara Memotong Gambar dengan Coreldraw

Wednesday, December 25, 2013 | comments


Bagi yang bergerak di bidang jasa setting mungkin tutorial ini remeh, tapi bagi mereka yg pemula dan otodidak alangkah baiknya menguasai teknik ini
Berikut caranya / Tutorialnya :

1. Buka Aplikasi Coreldraw, masukkan gambar yang akan kita edit
Klik Menu File >> Import
disini saya menggunakan gambar bebek mainan
(jadi inget lagu TK, potong bebek angsa, angsa dikuali, nona minta... weleh ngelantur)
oke lanjut...
proprietary by ilmugrafis.com
kwek wek kwek hehehe

2. klik pen pada toolbar
proprietary by ilmugrafis.com

3. Buat area bangun dengan Pen, tinggal klik kiri dan klik kiri pada gambar, jika terjadi kesalahan tekan ctrl + z
proprietary by ilmugrafis.com
dengan latihan ini akan melatih anda menggunakan pen tool untuk tracing, jadi latihan di atas ini sangat banyak manfaatnya
Dibutuhkan kesabaran dan ketekunan untuk mendapatkan hasil yang maksimal
proprietary by ilmugrafis.com
Tips:
tahan klik kiri untuk mengatur alur lekuk pen

tekan CTRL + Z untuk Undo

4. Setelah tergambar garis penuh / hingga ke titik awal, tekan Spasi pada keyboard untuk memilih Pick Tool
proprietary by ilmugrafis.com
tekan klik kiri pas / tepat di dalam garis hitam yg anda buat (1) lalu tahan tombol Shift pada keyboard lalu klik gambar area luar bebek (1)

5. Setelah itu pilih Intersec
proprietary by ilmugrafis.com
hapus garis yg anda buat dengan mengklik garis tersebut dan klik Delete pada keyboard
jika yang anda lakukan sesuai / benar maka anda akan mendapatkan gambar bebek tanpa background seperti ini
proprietary by ilmugrafis.com
Gambar bebek tanpa background (objek terseleksi / Terpotong)
Terima kasih
Semoga bermanfaat

cara Scan Gambar dengan CorelDraw

| comments

Tutorial kali ini akan saya mencoba menjelaskan bagaimana melakukan Scanning dengan Coreldraw...

Pertama - tama adalah ya harus punya mesin scanner tentunya ^_^ dan Scanner harus sudah terinstal di dalam komputer sehingga aplikasi coreldraw ini nantinya akan langsung mendeteksi scanner tersebut dan melakukan scanning pada object

LANGKAH - LANGKAHNYA:
1. Siapkan object yang akan kita SCAN ke mesin SCANNER, jangan lupa menyalakan mesin SCANNERnya ^_^
2. Buka Program CORELDRAW
bisa menggunakan Coreldraw X3 maupun X4, namun disini penulis menggunakan Coreldraw X3
3. Pada MENU UTAMA
Pilih FILE - ACQUIRE IMAGE - ACQUIRE...

tampilan akan berganti seperti dibawah


4. Setelah itu, klik PREVIEW untuk melihat objek yang akan di scan.Lalu klik SCAN

5. Hasil akan tampak terlihat seperti gambar di bawah

Hasil Scan Gambar Logo MBI

Mudah Bukan, Selamat Mencoba...
Selamat mempelajari Tutorial Coreldraw dari ilmugrafis
Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat...

Memperbaiki Foto yang Berwarna Pudar

| comments

Saat kita sedang membongkar lemari, kadang-kadang kita menemukan
sejumlah foto lama yang warnanya sudah berubah. Kita tidak ingin
membuang foto-foto tersebut karena itu adalah memori masa lalu yang tak
ingin kita lupakan.
Kumpulkan foto-foto tersebut lalu kita scan semua. Kalau anda tidak
punya scanner, apa boleh buat, anda terpaksa harus ke rental computer atau
warnet agar foto-foto anda bisa di-scan dan disimpan di flashdisk anda. Tidak
punya flashdisk? Minta tolong pada operator agar di-burn ke dalam CD.
Pindahkan data foto dari CD ke dalam harddisk computer anda dan
bukalah program Photoshop. Bukalah foto hasil scan tersebut pada
Photoshop. Coba anda lihat gambar 2.2.1.
Gambar 2.2.1.
Gambar di atas adalah hasil scan sebuah foto yang berusia 8 tahun.
Dari warnanya kita bisa lihat bahwa foto ini memang sudah dimakan usia.
Sebelum memulai proses perbaikan, coba anda perhatikan foto
tersebut baik-baik. Warna apakah yang tampak dominan di sana? Apakah
anda bisa melihat warna dominan dari sebuah foto? Baiklah saya katakan
saja, ya….. Warna yang paling dominan pada foto di atas adalah warna
merah. Dari mana saya tahu? Ya, karena saya bisa melihat warna merah
mendominasi keseluruhan foto di atas. Bagaimana foto tersebut bisa berubah
warna menjadi merah?
Begini…. Foto itu adalah sebuah gambar yang dibentuk oleh ribuan
titik-titik warna yang dihasilkan oleh mesin cetak. Titik warna itu sendiri pada
dasarnya hanya terdiri dari 4 sampai 8 warna dasar yang bisa dikombinasikan
sehingga ‘terlihat seolah-olah’ membentuk sebuah warna yang baru.
Misalnya, jika anda melihat warna hijau pada sebuah foto, maka sebenarnya
yang anda lihat itu adalah kombinasi dari titik-titik berwarna biru dan kuning.
Surprise? Hehehe…. Ternyata mata kita bisa ditipu secara terang-terangan.
Baik kita lanjutkan…. Jadi, foto lama yang sudah pudar itu memang seolah-
olah berubah warna menjadi merah (untuk contoh kasus foto 2.2.1.). Namun
sebenarnya yang terjadi adalah; titik-titik warna yang lain sudah luntur, hingga
tinggal tersisa titik-titik warna merahnya saja. Begitu……..
Baiklah, sekarang mari kita lihat gambar 2.2.2.
Gambar 2.2.2.
Gambar 2.2.2.
Seperti biasa kita mulai dengan mengklik tombol Adjustment Layer
seperti gambar di atas, sehingga muncul opsi perintah yang bisa kita pilih.
Kali ini kita memlih opsi Color Balance seperti gambar 2.2.3..
Gambar 2.2.3.
Setelah itu akan muncul dialog box seperti gambar 2.2.4.
Gambar 2.2.4
Kita bisa melihat ada 3 tuas pada jalur yang berbeda. Tuas no. 1 jika
kita geser ke kanan akan menambah warna merah dan mengurangi warna
cyan (biru muda), jika ke kiri akan menambah warna cyan dan mengurangi
warna merah. Naah…. Saya harap kita sudah sepakat bahwa gambar bayi di
atas berwarna cenderung merah sehingga perlu kita kurangi merah-nya
dengan menggeser tuas no. 1 ke kiri, seperti gambar 2.2.5.
Gambar 2.2.5
Hmmm…. Ternyata setelah kita geser, masih ada warna lain yang
terlihat dominan, yaitu kuning dan hijau. Apakah anda sependapat dengan
saya? Bagaimana kalau kita geser tuas no. 3 ke kanan untuk mengurangi
warna kuning? Kita coba saja, yaa…
Gambar 2.2.6.
Wow, sudah mulai kelihatan warna aslinya. Sudah puaskah anda
dengan hasil ini? Atau masih ingin mencoba menggeser-geser tuas no. 2?

Gambar 2.2.7
Baiklah, akhirnya seya geser juga tuas no. 2 sedikit saja ke kiri. Sedikit
mengangkat warna kulitnya. Sekarang benar-benar sudah selesai.
Gambar 2.2.8
Inilah hasil akhirnya. Sudah tidak pudar lagi, kan? Bagaimana kalau
sekarang anda mencoba dengan foto-foto anda sendiri sebelum kita
lanjutkan?


Tips Merawat Printer Dengan Baik Dan Benar

Monday, September 2, 2013 | comments


image
Jika tak dirawat, printer bisa saja 'ngambek' dan kinerjanya menjadi tidak optimal. Untuk itulah, printer juga perlu dirawat layaknya perangkat elektronik lainnya agar tetap dalam kondisi baik. Berikut beberapa tips mengenai cara merawat printer secara mudah dan murah. Ditanggung, printer Anda sehat dan bisa bekerja lebih maksimal.
Gunakan Printer secara Periodik
Untuk mencegah kualitas cetakan yang buruk, gunakan printer Anda secara periodik sedikitnya 2-3 kali seminggu. Hal ini akan membuat aliran tinta dari lubang tetap lancar. Jika Anda termasuk jarang menggunakan printer, barangkali Anda perlu secarik kertas untuk mengingatkan Anda mencetak dengan tinta warna atau hitam putih sedikitnya 2 kali seminggu untuk menjaga kelancaran aliran tinta.
Matikan Printer Jika Tidak Digunakan
Jangan lupa untuk selalu mematikan printer jika tidak digunakan. Hal ini akan mencegah menutupnya lubang-lubang aliran tinta dalam kepala printer.
Bersihkan Kotoran dalam Printer
Bersihkan bagian dalam printer setiap satu atau dua minggu, tergantung seberapa sering dan seberapa banyak Anda menggunakan printer. Hal ini akan menjaga kemampuan printer Anda dalam mencetak. Jangan lupa mengamati apakah ada benda-benda yang tertinggal di dalam printer seperti penjepit kertas dan sebagainya. Jangan simpan printer di tempat berdebu atau penuh serangga. Jika memang tempatnya berdebu, ada baiknya bungkus printer dengan plastik untuk melindunginya dari kotoran.
Jagalah Cartridge dengan Baik Ketika Mengganti Tinta
Cartridge printer dipenuhi penghubung listrik yang halus. Benda ini mungkin rusak jika diperlakukan sembarangan. Bisa jadi sinyalnya dengan komputer menjadi putus atau hasil cetakannya buruk. Karena itu, perlakukan cartridge dengan hati-hati.
Gunakan Diagnostic Tools 
Seluruh printer mempunyai software pertolongan tentang bagaimana merawat atau mengatasi permasalahan mengenai printer tersebut. Sediakan waktu mempelajarinya. Mungkin saja informasi yang disediakan bisa menolong Anda mengatasi permasalahan dalam printer Anda.
Matikan Printer Jika Gagal Mencetak
Kegagalan dalam mencetak atau error message yang kadang muncul, terkadang bisa diatasi dengan mematikan tombol printer, kemudian mencabut kabel daya sedikitnya selama sepuluh menit. Setelah itu, masukkan lagi kabel daya tersebut pada colokannya, nyalakan printer dan cobalah mencetak kembali. Cara seperti ini seringkali mampu mengatasi kegagalan mencetak dengan baik.

Sumber : detikinet.com

kontak kami

Saturday, June 15, 2013 | comments

085640057133
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. galang komputer - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger